Senin, 27 Juli 2009

DETAK 5: INILAH CINTA

Begitu cantik Tuhan merias takdir

Hingga mataku dibutakan oleh sosok insan itu

Menumbuhkan sayapku yang selalu ingin mengepak ke arahnya

Berbondong angin mengipaskan harum senyuman manisnya

Tak ada lapar dan haus saat ini

Hanyalah para malaikat sedang tunduk padaku, dan bunga-bunga yang terus bersembunyi karena kekalahannya

Tak henti-hentinya bibir ini tersenyum kaku

Terbayang sosok dia yang melintas bagai matahari yang ramah

Tajam, tanpa menyilaukan

Oh Tuhan

Aku tak percaya cinta

Aku hanya percaya takdir

Tapi kenapa aku seperti ini

Jika memang harus seperti ini,

Maka jadikan dia takdirku

Tidak ada komentar: