Tertegun saat melihat sanak membangkai
Teriris saat potongan tubuh terkumpul tak berrupa
Menangis saat mereka sadar bahwa semua itu nyata
Serpihan kulit yang bercampur pecahan kaca
Ceceran darah yang memerahkan asap kepedihan
Inilah maha karya ledakan karma, oleh tangan trampil pencabut nyawa
Bahkan malaikat pun hanya bisa diam, entah dia berani menulis sesuatu atau tidak
Bom itu tak mengerti apa arti kesedihan
Bom itu tak mengerti apa arti kehidupan
Bom itu tak mengerti apa arti kecaman
Bom itu tak mengerti apa arti kebenaran
Teriak sekencang apapun tak mampu kembalikan nyawa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar